Rabu, 18/02/2009 12:50 WIB
RUU Pengadilan Tipikor
Hakim Ad Hoc Dihilangkan
Laurencius Simanjuntak – detikNews

 

OC Kaligis Jakarta – Anggota Pansus RUU Pengadilan Tipikor Gayus Lumbuun berang pada pernyataan advokat OC Kaligis. Pasalnya, Kaligis mengusulkan penghilangan hakim ad hoc dalam komposisi majelis hakim pengadilan tipikor.

 

“5-0 itu penghinaan yang luar biasa terhadap undang-undang,” kata Gayus dengan nada tinggi dalam RDP Pansus Pengadilan Tipikor DPR dengan sejumlah praktisi hukum di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (18/2/2009).

 

Sebelumnya, Kaligis mengusulkan komposisi 5 hakim karier dan 0 untuk hakim ad hoc. Hal ini sangat timpang dengan UU 30/2002 tentang KPK yang mengatur 3 hakim ad hoc dan 2 hakim karier dalam komposisi majelis hakim pengadilan tipikor.

 

Mantan pengacara Artalita Suryani ini menganggap hakim ad hoc selama ini tidak becus dalam menangani perkara korupsi. Menurutnya, hakim ad hoc tidak mempunyai spesifikasi keahlian terhadap permasalahan-permasalahan khusus yang muncul di pengadilan.

 

“Misalnya, tidak ada hakim adhoc yang ahli soal yayasan dan perpajakan,” kata pria yang juga mantan pengacara terpidana aliran Dana BI Rusli Simanjuntak ini.

 

Mendengar pernyataan Kaligis tersebut, Gayus makin sewot. Gayus menganggap Kaligis telah merendahkan wibawa hakim.

 

“Itu pernyataan yang sangat merendahkan. Rekrutmen hakim ad hoc juga diatur dengan jelas,” cetus Gayus.

 

(lrn/nrl)